Suara-Suara Itu

30 August 2006 oleh redaksi

Nyanyian riang Prenjak di pagar rumah, cericip gembira Cinenen atau siulan memilukan Kedasih. Ah…itu suara alam yang dahulu sering kita dengar di tempat yang bergelar kota sekalipun. Sekarang? ya masih bisa juga kita dengar, hanya saja tak seramai dulu. Kalaupun suaranya masih terdengar ramai, maka tempatnya bisa dikatakan bukan lagi di kota. Pergilah ke kuburan kalau hendak mendengar Kedasih, begitu seorang teman berkata.

Kemana mereka pergi? Apakah tanaman penghias halaman tidak lagi ramah buat mereka? Apakah taman-taman kota itu tak lagi menarik untuk mereka kunjungi? Atau … mungkin karena kita saja yang tak sabar menunggu mereka berkicau. Perubahan apa yang sudah terjadi?

Pertanyaan-pertanyaan begini yang berkaitan dengan keberadaan para common birds, burung (yang mestinya ) umum (dijumpai), tidak hanya muncul di negara yang kaya akan keanekaragaman hayati seperti Indonesia. Hilangnya burung-burung tersebut dari sekitar tempat manusia bermukim dirasakan di banyak negara. Berbagai sebab lantas diteorikan. Persisnya apa dan bagaimana, tak ada juga jawaban pasti.

Seorang kawan lantas berucap, kita terlalu sering mengabaikan mereka karena mereka selalu ada di sekitar kita. Dengah fasih banyak orang bisa bercerita tentang burung yang dilabeli “secara global terancam punah”. Tetapi berapa banyak dari kita yang bisa bercerita tentang Cinenen yang dahulu setiap pagi ngoceh di depan jendela itu.

Prenjak, Cinenen, Kedasih atau bahkan mungkin Bondol atau burung Gereja, sudah saatnya diperhatikan. Jika burung memang merupakan indikator yang baik untuk menilai keadaan lingkungan, kepergian mereka bisa jadi pertanda tak sedap. Lantas, menurut anda apakah mereka memang layak untuk diperhatikan?

Lomba

29 August 2006 oleh redaksi

Tanpa gembar-gembor dahsyat sebenarnya ada lomba yang tengah berlangsung saat ini. Kalaupun kata lomba lantas dirasa terlalu berlebihan karena peserta lomba itu tak merasa sedang diadu atau dipertandingkan, tak ada salahnya jika kata itu lantas dipakai untuk menggambarkan bagaimana dua tim yang sedang bertarung menghadapi lawan yang sama, dua tim sedang melawan waktu. Apa pun akhirnya, hasil dari kedua tim tersebut sangat ditunggu oleh banyak kalangan di dunia perburungan.

Pada suatu tempat di daratan Indochina sana, atau persisnya di Myanmar, sebuah tim yang dipimpin oleh Jonathan Eames dari BirdLife Indochina yang bertandem dengan para pekerja lapangan Biodiversity and Nature Conservation Association (BANCA) dari Myanmar bergelut hebat untuk menemukan Pink-headed Duck (Rhodonessa caryophyllacea), spesies yang mungkin telah punah. Berdana cukup, walau tak berlebih, tim ini menjelajahi rawa, sungai dan danau-danau di tengah hutan dengan berkendaraan perahu atau gajah.

Di tempat lain, di Pulau Jawa, sebuah tim yang dipimpin oleh Iwan Londo juga tengah bergelut tanpa kenal menyerah untuk menemukan Trulek jawa (Vanellus macropterus). Dengan dana amat sangat terbatas bahkan terkadang dirasa sangat tidak masuk akal, tim ini menyisir kawasan pesisir Lumajang selatan dengan berjalan kaki dan mulai menengok-nengok kawasan pesisir utara Jawa Barat.

Kedua jenis burung yang dicari, berdasarkan status keterancamannya menurut IUCN, sama-sama berstatus Critical (kritis) yang merupakan status keterancaman tertinggi dan bahkan beberapa kalangan menganggap kedua jenis tersebut sudah lenyap dari muka bumi. Kedua jenis burung tersebut juga diyakini menghuni lahan basah dan informasi terbaru tentang keberadaan keduanya sama-sama bersumber dari informasi abu-abu. Hasil dari kedua tim hingga saat ini pun masih sama, tanpa ada pernyataan resmi apakah spesies yang dicari itu sudah ditemukan atau belum. Lantas pertanyaannya sekarang adalah, pentingkah kepastian itu? Apakah jika kemudian spesies tersebut tidak bisa ditemukan lantas hasil-hasil lain dari pencarian tersebut akan dinihilkan?

Jika pada akhirnya kedua spesies tersebut berhasil ditemukan, tentu saja ini merupakan berita besar yang menggembirakan. Jika tidak, tak perlu pula kecewa karena hasil yang telah diperoleh hingga saat inipun sungguh luar biasa. Tengoklah “hasil sampingan” tim dari Indochina, mereka berhasil menjumpai begitu banyak spesies burung yang terancam punah. Mereka juga telah menjelajahi daerah-daerah yang sebelumnya belum terjelajahi. Mereka juga mendapatkan beberapa tempat yang penting secara global untuk dilestarikan.

Tim dari Indonesia juga mencetak hasil luar biasa. Ada spesies yang baru pertama kali tercatat untuk Indonesia sementara beberapa spesies terancam punah juga dijumpai dan ini menjadikan daerah yang dijadikan ajang pencarian amat sangat layak dimasukan ke dalam daftar tempat penting di dunia yang layak untuk dilestarikan. Akan tetapi hasil terbesar dari tim di Indonesia adalah tergalangnya sebuah kesatuan yang sejak lama hanya menjadi impian saja. Tim dari Indonesia ini beranggotakan orang-orang dari berbagai daerah yang beberapa di antaranya bahkan belum pernah bertemu sebelumnya.

Pencarian belum berhenti, tim Indochina akan menjelajahi bagian selatan Myanmar, sedangkan tim dari Indonesia juga akan menjelajahi tempat-tempat baru. Waktu memang tak bisa dihentikan, demikian juga halnya dengan semangat kedua tim ini untuk terus mencari. Kesungguhan selalu berbuah manis, demikian pengalaman mengajarkan kita. Apa pun hasil akhir kedua tim ini, buah tampaknya mulai ranum.

Mengapa Perlu Ganti Bulu

20 August 2006 oleh redaksi

Bahkan burung pun ganti bulu karena itu proses alamiah. Misalnya karena ada bulu yang rusak, hendak beranjak dewasa, atau mau kawin. Proses pergantian itu berlangsung begitu saja, tenang, aman, dan damai.

Tentu saja bukan karena SBI-Info mau kawin sehingga perlu berubah penampilan. SBI-Info merasa perlu berubah wajah semata-mata disebabkan “sangkar” yang lama sudah tampak tua dan lelah. Kalau meminjam istilah anak gaul, desain situs yang dulu itu sudah “basbang” alias basi banget.

Seperti halnya burung-burung yang berubah bulu dengan tenang, aman, dan damai, proses pergantian wajah SBI-Info juga terjadi begitu saja. Tak ada huru-hara, ribut-ribut, atau unjuk rasa. Pokoknya tiba-tiba berubah saja.

Perubahan ini juga semata-mata demi kenyamanan dan kemudahan para pengunjung. Dengan basis teknologi blog dari wordpress, SBI-Info jadi lebih gampang dikelola. Dan, ini yang penting, lebih interaktif. Lihat saja, sekarang ada papan ocehan (shout box) tempat para pengunjung bebas menyuarakan pendapatnya. Di setiap posting juga ada kolom komentar, sehingga pengunjung dapat langsung memberi tanggapan.

Tentu saja, SBI-Info masih jauh dari sempurna. Karena itu, kritik, saran, atau usul dari para pengunjung sangat diharapkan demi perbaikan. Demi masa depan burung dan para pengamat burung yang lebih baik.

Salam,
Redaksi

Surat dari Bali

19 August 2006 oleh redaksi

Sebuah surat dikirimkan oleh Pak Sudaryanto, yang bagi kami para redaksi SBI-InFo ia adalah seorang kawan baik. Surat itu berisi ajakan bagi teman-teman semua, begini isinya :

Temen-temen kengken kabare? Becik-becik? Ada info HIMABIO UNUD mau ngadain lagi BIRD RACE, 8-10 Sept ember 2006 di NUSA PENIDA. Peserta tgl 7 Sept udah tidur di Denpasar, di kandang Kokokan Jl. Hasanudin atau di kandang Komodo Karya Bakti, kemudian tanggal 8 Sept jam 7 pagi berangkat dari Sanur ke NUSA PENIDA. Naik jukung Denpasar-Nusapenida kira-kira satu jam, asyiik!!! Tanggal 10 Sept jam 16.00 diharapkan sudah landing lagi di Sanur.

Nusa Penida pemandangannya elok, burungnya banyak, indah-indah, ada yang endemik lagi! perjalanannya fantastic, pokoknya pengamatan burung yang eksklusif!

Untuk kontribusinya satu tim (tiga orang) 270 ribu. Hadiahnya menarik, setiap peserta dapat bonus berlibur ke BALI !!!!!!

Kami tunggu partisipasinya. Info dan Konfirmasi ke Ucup (08179750236), Hasan (085237131798) atau ke himabio_udayanabali@yahoo.com. Untuk pembayaran bisa melalui:

BankBNI
a/n Ni Luh Gede Mirah Kalvikasari
rek. no. 0095622465

Wassalam
Daryanto

Nah, ayo semua tampaknya teman-teman di Bali sudah menanti. Kunjungan ke Bali tidak pernah mengecewakan, apalagi sekarang ditemani oleh Pak Daryanto dan pasukannya yang ramahnya tidak ketulungan itu (Pak Dar, ada yang jegeg nggak?).
Sampai jumpa di Bali.

Shoutbox

Last Message 2 hours, 57 minutes ago
  • ecig : rgtbjpqmvsntcjyz noob, «link» ecig, TUiVHmb.
  • abercrombie clothi : bublitdgodocutmm ntdt, «link» Abercrombie radio, sKGGzmn.
  • abercrombie clothi : bublitdgodocutmm ntdt, «link» Abercrombie radio, sKGGzmn.
  • Buy Carisoprodol : vbiisgslzorrhmpe gyoi, «link» Carisoprodol, baCRyQH.
  • insanity : qioxsplpmvrdaack foyg, «link» shaun t insanity, vHSQZtz.
  • insanity : qioxsplpmvrdaack foyg, «link» shaun t insanity, vHSQZtz.
  • Buy Viagra : elphbimmcrrosdxk gmqq, «link» Viagra, NvhFGhV.
  • Perfumes : puomlazhjjjjncjs ddsc, «link» womens perfume, DltNOaL.
  • Perfumes : puomlazhjjjjncjs ddsc, «link» womens perfume, DltNOaL.
  • Perfumes : puomlazhjjjjncjs ddsc, «link» womens perfume, DltNOaL.
  • p90x plus : hjwumgrmajaiqqkb mauu, «link» p90x, FPEOrtD.
  • Discount levitra : txpwjlguaxtislwa cxbm, «link» Generic Levitra, jWRKmpY.
  • hid headlights : xpxvuwlyzuvhqpeo hiaf, «link» hid lights, vUPDgoA.
  • Cheap Tramadol : julksujfcrxbwtqc tvif, «link» Overnight tramadol, owZFEwh.
  • Viagra : dhrmeirqfupxxdko dlrz, «link» Viagra, tDelosk.
  • Viagra : dhrmeirqfupxxdko dlrz, «link» Viagra, tDelosk.
  • Buy valium online : lndyyjowvecoweuu lfjv, «link» Injecting valium, JwSnOvl.
  • Viagra : urblognohvyfknsz vtkp, «link» Buy Viagra, zINGZqK.
  • Vicodin : innfnkmkhtwhnizc qcbj, «link» Buy Vicodin, MTgkgNW.
  • Vicodin : innfnkmkhtwhnizc qcbj, «link» Buy Vicodin, MTgkgNW.
  • Vicodin : innfnkmkhtwhnizc qcbj, «link» Buy Vicodin, MTgkgNW.
  • Vicodin : innfnkmkhtwhnizc qcbj, «link» Buy Vicodin, MTgkgNW.
  • Buy Viagra : lqrymedeqewyyfkx klge, «link» Generic Viagra, HsNJwgQ.
  • Buy Viagra : lqrymedeqewyyfkx klge, «link» Generic Viagra, HsNJwgQ.
  • Buy Viagra : lqrymedeqewyyfkx klge, «link» Generic Viagra, HsNJwgQ.
  • fioricet no rx : Aloha! «link» fioricet no rx
  • diazepam : Aloha! «link» diazepam
  • lorazepam : Aloha! «link» lorazepam
  • buy adipex : Aloha! «link» buy adipex
  • cheap tramadol : Aloha! «link» cheap tramadol
  • klonopin without p : Aloha! «link» klonopin without prescription
  • buy klonopin onlin : Aloha! «link» buy klonopin online
  • order clonazepam w : Aloha! «link» order clonazepam without prescription
  • clonazepam online : Aloha! «link» clonazepam online no prescription
  • buy clonazepam : Aloha! «link» buy clonazepam

Lain-lain

Mailing List

Untuk bergabung dengan milis SBI-info, masukkan alamat email pada kolom di bawah ini lalu klik JOIN.