Kicauan Burung-Burung di Pantai Cemara, Jambi

Pantai Cemara, Jambi sudah terkenal dengan banyaknya jenis burung pantai. Puluhan ribu burung pantai tiap tahunnya datang ke lokasi ini dikarenakan habitatnya yang masih baik. Hamparan pantai berlumpur memberikan begitu banyak pakan bagi burung-burung pantai yang singgah di Pantai Cemara yang bersebelahan dengan Taman Nasional Berbak ini.
Namun, bagaimana dengan burung yang lain? Seperti burung daratan atau terkadang di sebut burung hutan. Jawabannya..yup..meski jumlah perindividunya tidak sebanyak burung pantai. Jenis burung hutan, dari jenis yang besar seperti Elang-laut perut-putih sampai yang terkecil seperti Kacamata biasa bisa kita lihat di daerah ini. Jenis yang bermigrasi juga ada, seperti Sikep-madu Asia, Kedasi Australia dan Cekakak suci.
Sesuai dengan nama lokasinya, Pantai Cemara, sebagian besar tanaman di pantai ini adalah jenis Cemara, namun juga banyak tanaman semak dan daerah ini juga bersebelahan dengan jenis tanaman Mangrove. Karena ragamnya tanaman di lokasi ini lah, tidak heran jenis-jenis burung pun juga banyak.

Beruntungnya saya, beberapa kali ke daerah ini dan berkesempatan menangkap burung-burung hutan bersama WCS GAINS. Tidak hanya menangkap, namun saya berkesempatan juga untuk mengukur dan memberikan cincin. Saking kecilnya ukuran burung hutan di bandingkan burung pantai, beberapa kali lepas dari tangan. Dan burung yang lepas tidak langsung terbang jauh, namun bertengger di dekat pohon camp kami dan sambil bernyanyi, seperti meledek saya..

Selama kami di sana, beberapa jenis burung yang berhasil kami lihat, antara lain (Mackinnon, dkk 1992) :
Elang Bondol Haliastur indus
Elang-laut perut-putih Haliaeetus leucogaster
Sikep-madu Asia Pernis ptilorhynchus
Punai Treron sp
Kedasi Australia Chrysococoyx basalis
Bubut besar Centropus sinensis
Cabak kota Caprimulgus affiniis
Walet sapi Collacalia esculenta
Cekakak sungai Todirhamphus chloris
Cekakak suci Todirhamphus sanctus
Kirik-kirik laut Merops philippinus
Tiong-lampu biasa Eurystomus orientalis
Paok bakau Pitta megarhyncha
Merbah cerukcuk Pcynonotus goiavier
Kepudang kuduk-hitam Oriolus chinensis
Gagak hutan Corvus enca
Gelatik-batu kelabu Parus major
Kucica kampung Copsychus saularis
Kecici belalang Locustella certhiola
Cinenen pisang Orthotomus sutorius
Kekep babi Artamus leucorhynchus
Burung-madu kelapa Anthreptes malacensis
Burung-madu Sriganti Nectarinia jugularis
Kacamata biasa Zosterops palpebrosus
Kedasi hitam Surniculus lugubris
Cara Mencapai ke Pantai Cemara
Lokasi yang sangat jauh, membuat kita harus benar-benar mempersiapkan perjalanan ini. Sebelum berangkat, sebaiknya mencari kenalan di desa Pantai Cemara yang bertujuan untuk menjemput saat melakukan penyebrangan.
Dari Jakarta kita ke Jambi bisa melalui darat atau udara. Dengan darat cukup lama yaitu 1 hari, namun pemandangan indah bisa kita lihat, kita juga bisa lihat banyaknya penebangan hutan, perkebunan kelapa sawit dan perkebunan karet. Bila sudah di Jambi, kita mengambil arah ke Pasar Angsa Duo, daerah ini dekat pasar dan kita bisa membeli kebutuhan kita sambil mencarter mobil ke arah Suak kandis dan speed boat ke arah Nipah Panjang. Carter ini sudah paket sekitar Rp.40.000 (bisa naik tergantung BBM). Dari Jambi ke Suak kandis menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dan disepanjang perjalanan kita bisa menikmati pemandangan hutan. Sesampainya di Suakkandis kita akan langsung naik speedboat ke Nipah Panjang dan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Di sepanjang perjalanan bila kita beruntung kita bisa melihat Pekaka emas, Ibis juga Elang. Nah setelah letih dalam 3 jam perjalanan, kita bisa istirahat di Nipah Panjang, tersedia makanan khas Padang yang sangat sedap. Di sana juga ada pasar bila kita perlu membeli kebutuhan kita. Setelah di Nipah Panjang, barulah kita menyebrang dengan kapal menuju Pantai Cemara, perjalanan ini sangat lama sekitar 5 jam. Di desa Cemara, kita bisa menginap di rumah penduduk.
Untuk komunikasi, sebaiknya gunakan Simpati (bukan dagang ya..) karena kartu lain belum bisa digunakan. Selain itu, bila Anda ingin berkunjung ke daerah ini sebaiknya pada saat musim burung pantai bermigrasi (Oktober-Januari).
Nah..tertantang kah anda ke Pantai Cemara, di jamin kelelahan dalam perjalanan akan digantikan dengan pemandangan yang sangat indah bersama puluhan ribu burung-burung pantai dan kicauan indah burung-burung hutan. Selamat Mencoba… (noni).


Nongce,
Kalau ikutan tim survey boleh gak? he…he…katanya ngajak, biar sekalian gitu lho. Tetap semangat ya buat tim survey, walaupun pulang kulitnya tambah ireng, tapi terbayarkan.
Kalo mau ikut, silahkan hubungi Mas Iwan Londo..hehehe…Tapi jangan bilang2 dong kalo pulang dari sana jadi ireng..hehehe… Ada yang ketinggalan…tambah gila…heheh..Makasih atas komentarnya…'’
aduh..non…enaknya jalan-jalan terus……
sukses ya, ceritanya menarik…..kapan sempet nulis kayak kamu….
salam
Sukses selalu ya…
uwahhhhhhhhhhhh tambah gila???? kita coba saja nanti
semoga tidak ikut2tan gila hahahahaha