Pengamatan Bersama Craig Robson
Craig Robson, nama yang tidak asing bagi saya, apa lagi saya memiliki salah satu karyanya “A Field Guide to the Birds of South-East Asia”. Saat mendapat tawaran menemani untuk pengamatan burung dari Nick Brickle, tanpa pikir panjang saya menyanggupi untuk menemani Craig. Dua lokasi yang menjadi tujuan pengamatan juga tidak asing bagi saya, Pamanukan dan Bekasi.
Berikut sedikit informasi mengenai seorang Craig Robson saat pengamatan bersama..
Craig yang lahir di Midlands dan sekarang tinggal di Norwitch, merupakan salah satu orang yang ahli di bidang burung, selain itu beliau juga merupakan author dan illustrator yang memfokuskan pada burung-burung di kawasan Asia. Temuan jenis Tragopans di Pakistan, Pitta Gurney’s di Thailand, jenis Phaesant dan jenis burung hutan di Vietnam merupakan salah satu sumbangsihnya di dunia ornithology. Dua hari pengamatan bersama Craig sangat terlihat bahwa beliau memiliki pribadi yang sederhana, ramah dan mau berbagi ilmu atau informasi mengenai burung.
30 tahun sudah Craig aktif di dunia burung dan lebih dari 1900 jenis burung telah ia amati, dan jenis yang paling disukai adalah jenis Wabler atau Cikrak. Asia adalah daerah yang paling sering dikunjungi dan untuk Indonesia adalah kali kedua sebelum tahun 2006 saat melakukan pengamatan di Jawa dan Nusa Tenggara.
Sekitar 4 jam kami pengamatan di Pamanukan dan Singkil, sekitar 27 jenis burung kami amati, diantaranya Bondol oto hitam, Cipoh kacat, Kacamata jawa, Perenjak jawa, Perenjak padi, Kipasan belang, Bondol peking, Cerek jawa, Kuntul perak, Kuntul kecil, Kuntul besar, Pecuk padi kecil, Bambangan merah, Bambangan kuning, Itik benjut, Ibis rook-roko, Trinil semak, Gagang bayam timur, Blekok sawah, Wiwik kelabu, Cucak kutilang, Caladi ulam, Raja udang biru, Kirik-kirik laut, Cekakak sungai, Kerak basi besar, Cici padi.
Saya juga meyempatkan diri menceritakan sedikit tentang perjalanan SBI-Info dan beliau senang karena ada banyak banyak pengamat burung, baik kelompok maupun individu yang tergabung di SBI-info. Sebagai penutup perjumpaan kami, Craig memberikan saran untuk lebih mensosialisaikan pengamatan burung dengan mengunjungi sekolah-sekolah yang berada disekitar daerah yang sering dikunjungi para pengamat burung. Selain itu lembaga yang bergerak dibidang pelestarian burung yang ada saat ini seharusnya juga bisa memfasilitasi dan bekerja sama.(iwan londo)


sipp ndo…..pengalaman yang menyenangkan…..salam ya kalo ketemu lagi…ngasih buku nggak..??
asyiiikk…
Sungguh mengasyikkan memang mengamati burung bersama ornithologist ternama seperti mereka. Kita bisa menimba ilmu perburungan yang banyak dari mereka, seperti juga halnya yang saya alami saat mengamati burung bersama Pamela Rasmussen dua minggu yang lalu.
hhmmmm…tapi satu yang masih belum kesampaian buat saya adalah mengamati burung bersama Kang Ijo. Gimana Kang, kapan ke Sulawesi Utara?
Wahhhhh….Mau donk ngamatin burung bareng,, kmaren saya baru dari Muara Anke abis Birding dan beruntung sekali liat Bubut Jawa / Sunda Coucal……..
Saya masih SMA kelas 2….
Kalau mau Birding ajak2 donk….
Salam Khaleb Yordan…..
Hello Iwan,
Saya sangat suka dengan yang namanya pengamatan burung. daftar nama-2 burung yang anda sebutkan diatas alangkah baiknya disebutkan juga nama-2nya dalam bahasa inggrisnya. mengingat banyak oroang lebih mengetahui nama bahasa inggrisnya ketimbang bahasa indonesianya, termasuk saya sendiri. Terima kasih.
Salam,
Royke