SBI-Info Pengamatan Burung di kawasan Suaka Elang, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Loji, Bogor 4-5 Juli 2009

“ Elang Brontok Spizatus cirrhatus, berhasil teridentifikasi setelah lama tak terlihat”

Menindak lanjuti pertemuan anggota Millist SBI-Info pada tanggal 25 Mei 2009 sembari pengamatan burung di Kpengamatan-elang.jpgebun Raya Bogor akhirnya rencana untuk pengamatan burung di kawasan Suaka Elang, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Loji, Bogor terlaksana juga. Kegiatan pengamatan yang diikuti 11 anggota millist dan beberapa staff Taman Nasional ini dilakukan selama dua hari yaitu pada hari Sabtu dan Minggu(4-5 Juli 2009).
Sebelum berangkat ke lokasi pengamatan, peserta diinstrusikan untuk berkumpul di Pool Damri Bogor untuk selanjutnya sama-sama berangkat ke lokasi, dikarenakan akses ke lokasi transportasinya lumayan banyak. Waktu yang diberikan teman-teman yang mau ikut pengamatan dari pukul 07.00 s/d 08.00 waktu bogor. Ketika sampai dilokasi yang terlihat baru satu teman,Cepi dari IPB, yang sedang menunggu di lokasi yang sudah di sepakati itu. Beberapa menit kemudian satu lagi yang ikut merapat, Panji dari Jogja yang secara kebetulan sedang berada di Jakarta untuk berlibur setelah selesai mengikuti ujian sekolah.
Sekitar pukul 08.00 empat peserta pengamatan yang dai IPB juga ikut merapat. Mereka adalah Andhy PS yang biasa di panggil Alek, Dwi Suryana, Bob dan Andi Nugraha yang biasa di panggil Ciamais karena kebetulan dia berasal dari Ciamis.
Sampai pukul 08.30 waktu bogor hanya delapan orang yang sudah bersama-sama kumpul di Pool Damri dan akhirnya kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi. Saya, Alek dan ketiga temannya berangkat menggunakan Sepeda motor dan empat teman yang lain, Mono, Dara, Cepi dan Panji berangkat menggunakan Angkutan Umum.
Satu jam perjalanan ke lokasi yang kami tempuh. Ketika sampai di lokasi, Kepala Balai Taman Nasional Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc, dan beberapa staffnya sudah ada di lokasi. Tidak lama jeda waktu kami sampai di lokasi ke empat teman yang naik angkutan umum juga ikut merapat ke lokasi.
 

Sambutan oleh Kepala Balai TNGHS Setelah tiba, tidak berapa lama acara dilanjutkan dimulai dengan diskusi dan share informasi mengenai Taman Nasional dan suaka elang oleh Kepala Balai TNGHS, Pak Bambang. Kemudian setelah pemaparan tentang Taman Nasional oleh Kepala Balai, selanjutnya adalah share informasi mengenai kegiatan pengamatan burung yang selama ini dilakukan oleh SBI-Info dan beberapa teman-teman yang lain oleh Iwan Londo. Acara share informasi dan diskusi selesai pukul 12.00 yang kemudian dilanjutkan dengan ISOMA.

Pengamatan Burung di Medan yang berat 

Acara selanjutnya adalah pembagian tim untuk pembagian jalur yang akan di lewati saat pengamatan. Tim di bagi menjadi dua yaitu jalur sungai dan jalur pendakian ke Air Terjun. Selanjutnya tim pengamatan akan bertemu di satu titik yaitu sama-sama bertemu di Air Terjun. Saya, Iwan Londo, Dwi, dan Andi Ciamis pengamatan pada jalur sungai. Saya berempat di antarkan oleh Budi selaku perawat elang di suaka elang yang memang sudah mengetahui medan jalur sungai. Sedangkan untuk yang pengamatan di jalur pendakian ke air terjun adalah Alek, Bob, Panji, Aris, Dara, Pa Bambang, Mas Kuswandono dan beberapa peserta lainya.
Untuk yang di jalur sungai ternyat lumayan berat juga medannya. Beda banget ketika saya pertama kali melakukan pengamatan di jalur tersebut pada pertengahan Juni lalu. Medannya sudah sangat berubah dan kebetulan pada saat pengamatan kali ini kondisi sungai airnya lumayan banyak dan banyak bebatuan besar yang posisinya sudah bergeser. Tidak banyak burung yang kami temukan pada pengamatan kali ini. Hanya sekitar 12 spesies yang kami lihat secara langsung. Kalau dari suara lumayan banyak. Ada satu spesies dari family Strigtyformes yang tidak berasil kami identifikasi karena langsung masuk ke rerimbunan pohon. Jenis burung hantu itu kabur karena digangggu Srigunting Kelabu Dicrurus leucophaeus leucophaeus,jenis yang satu ini memang sangat usil sekali sama seperti keluarganya Srigunting Gagak Dicrurus anectans.
Hari pertama ditutup dengan mendengarkan presentasi dari Iwan Londo mengenai program pemasangan bendera dan Ring pada burung-burung pantai Migrant yang dilakukanya bersama Wildlife Conservation Society(WCS) di pantai Cemara Jambi beberapa bulan yang lalu.
Esok harinya, suara kicau burung Cucak Kutilang, Pycnonotus aurigaster, riuh menyambut pagi di hanganya mentari pagi yang keluar dari balik bukit. Setelah kami sarapan, kami kembali melanjutkan pengamatan. Jalur pengamtan kali ini adalah masuk dari samping lapang parkir menuju punggungan bukit samping suaka elang. Burung-burung semak lumayan banyak.
Tim masih sama, dibagi menjadi dua tim. Tim pertama jalan lebih dulu. Sedangkan Tim kedua melakukan pengamatan di sekitaran Visitor Center yang nantinya akan menyusul tim pertama dengan jeda waktu setengah jam.  Sambil jalan kami pun sambil pengamatan. Ketika sudah mau naik ke punggungan ternyata tidak ada jalur seperti yang di ungkapkan dari pihak TN. Kondisi vegetasinya didominasi Tepus yang cukup rapat sehingga menyulitkan kami untuk pengamatan maka akhirnya di putuskan untuk balik arah dan berbelok ke kanan sungai.
 
 

Suguhan dari Sang Elang
eb3.jpg
 Ketika menuruni jalanan yang menuju sungai, terlihat seekor Elang terbang begitu rendah. Langung si Alek mengarahkan senjatannya, kamera menjadi andalan untuk mendapatkan sebuah dokumentasi foto yang tak terbantahkan. Kalau dilihat dari morfologi(bentuk tubuh) dan suara itu terlihat seperti Elang Jawa Spizaetus bartelsi. Tidak lama setelah elang itu lewat, terlihat juga sepasang elang mendekati elang yang satu itu dan suara lengkinganya menandakan kalau itu suara elang jawa.
Tidak lama tim pertama pulang ke pos, Tim kedua juga menyusul dengan membawa hasil kalau mereka menemukan Elang Brontok, Spizaetus cirrhatus. Langsung saja tim pertama menyanggah pernyataan itu kalau itu bukan elang brontok. Tapi Elang Jawa. akhirnya sebagai jalan tengah Foto yang diperoleh cak Londo jadi bahan identifikasi dan diyakini itu adalah Elang jawa. Sedang asik berdiskusi sambil update data hasil pengamatan, dari dalam ruang Information Center kami disuguhi seekor Elang Hitam Ictinaetus malayensis, yang terbang begitu rendah. Teman-teman yang sedag pegang kameranya masing-masing langsung lari keluar dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang bagus. Tapi tetap, cak Londo yang selalu mendapatkan hasil yang sempurna walaupun beliau selalu bilang kurang SIP.

Setidaknya, 33 Spesies burung berhasil ter-identifikasi di kawasan suaka elang. Itu yang membuat pihak Taman Nasional sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Sedangkan untuk selanjutnya, pihat Taman Nasional sangat terbuka sekali jika ada teman-teman yang mau melakukan kegiatan yang sama di kawasan tersebut. Acara ditutup dengan foto-foto bersama.
 


 Foto sebagai Bukti  

Setibanya di rumah, saya mendapatkan informasi dari Mas Iwan bahwa foto yang tadinya dikira Elang Jawa adalah jenis yang sama, setelah beberapa informasi yang dia sampaikan melalui sms itu saya terima maka saya meyakinkan kalau itu adalah Elang Brontok. Hal yang bisa ditarik kesimpulan adalah dengan teridentifikasinya kalau di kawasan suaka elang ada elang brontok karena saya yang sudah hampir enam bulan mondar-mandir ke suaka elang belum pernah bertemu dengan Elang Brontok. Mungkin kalau elang itu tidak berhasil terdokumentsikan oleh Cak Londo kami tetap meyakini kalau itu Elang Jawa.  
Kami mengucapkan terimakasih kepada Pihak Taman Nasional dan teman-teman SBI-Info yang sudah mau meluangkan waktunya untuk melakukan pengamatan burung di kawasan suaka elang yang masuk kedalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

  Penulis: Asman

 
 
 
       

 

Ada 2 komentar

  1. asman @

    Non,..
    Nama latin yang Srigunting kelabu masih salah satu huruf. Kalau bisa tolong di benerin lagi,..

    Salam

  2. Panji @

    Wah… Bener kan elang Brontok.. masalah keyakinan ^_^

Beri Komentar

trinil

Shoutbox

Last Message 1 hour, 15 minutes ago
  • buy ativan online : Aloha! «link» buy ativan online
  • klonopin online : Aloha! «link» klonopin online
  • meridia online : Aloha! «link» meridia online
  • ativan without pre : Aloha! «link» ativan without prescription
  • buy meridia : Aloha! «link» buy meridia
  • buy adipex online : Aloha! «link» buy adipex online
  • buy adipex : Aloha! «link» buy adipex
  • buy ativan : Aloha! «link» buy ativan
  • ativan online : Aloha! «link» ativan online
  • buy adipex without : Aloha! «link» buy adipex without prescription
  • ambien without pre : Aloha! «link» ambien without prescription
  • ambien online : Aloha! «link» ambien online
  • buy ambien : Aloha! «link» buy ambien
  • xanax without pres : Aloha! «link» xanax without prescription
  • buy ambien online : Aloha! «link» buy ambien online
  • buy xanax : Aloha! «link» buy xanax
  • valium without pre : Aloha! «link» valium without prescription
  • xanax online : Aloha! «link» xanax online
  • adipex p : Aloha! «link» adipex p
  • ambien cr : Aloha! «link» ambien cr
  • buy xanax online : Aloha! «link» buy xanax online
  • buy ambien online : Aloha! «link» buy ambien online
  • purchase ambien wi : Aloha! «link» purchase ambien without prescription
  • buy valium online : Aloha! «link» buy valium online
  • adipex online : Aloha! «link» adipex online
  • ativan online : Aloha! «link» ativan online
  • clonazepam online : Aloha! «link» clonazepam online
  • diazepam : Aloha! «link» diazepam
  • alprazolam online : Aloha! «link» alprazolam online
  • lorazepam online : Aloha! «link» lorazepam online
  • buy phentermine on : Aloha! «link» buy phentermine online
  • phentermine withou : Aloha! «link» phentermine without prescription
  • buy valium : Aloha! «link» buy valium
  • buy ambien : Aloha! «link» buy ambien
  • valium online : Aloha! «link» valium online

Lain-lain

Mailing List

Untuk bergabung dengan milis SBI-info, masukkan alamat email pada kolom di bawah ini lalu klik JOIN.