25 July 2008 oleh redaksi
Siapa yang tidak mengenal lokasi Muara Angke? Satu-satunya lokasi hijau di tengah kota Jakarta yang keberadaan mangrove-nya masih dapat dirasakan dan dinikmati. Tanggal 12-13 Juli lalu, saya bersama teman-teman dari JGM (Jakarta Green Monster), mendatangi lokasi ini. JGM sudah 5 bulan menjalani monitoring keanekaragaman hayati di lokasi ini.
Pertama saya masuk ke depan gerbang Suaka Margasatwa Muara Angke, teringat beberapa tahun yang lalu saat saya memasuki lokasi ini sangat berbeda, kurangnya perawatan jembatan depan, terlihat kurang rapinya penataan kantor sampai lokasi jembatan untuk pengamatan burung. Tapi kini, perawatan sudah mulai nampak. Pintu gerbang yang di bangun secara apik menambah penampilan, kantornya pun sudah mulai banyak informasi tentang Muara Angke dan yang paling membuat saya takjub, saat jembatan untuk pengamatan burungnya sudah dibangun secara rapi. Panjang jembatan ini lebih kurang 825 m dan penempatannya pun sudah berbeda dengan yang dulu. Dan tidak kalah menariknya, sepanjang perjalanan banyak jenis-jenis burung dan kicauan yang bisa kita dengar. Read more..
Kategori article, birdwatching | 8 Comments »
17 July 2008 oleh redaksi
Craig Robson, nama yang tidak asing bagi saya, apa lagi saya memiliki salah satu karyanya “A Field Guide to the Birds of South-East Asia”. Saat mendapat tawaran menemani untuk pengamatan burung dari Nick Brickle, tanpa pikir panjang saya menyanggupi untuk menemani Craig. Dua lokasi yang menjadi tujuan pengamatan juga tidak asing bagi saya, Pamanukan dan Bekasi. Read more..
Kategori article, birdwatching | 4 Comments »
14 September 2007 oleh redaksi
Pegunungan Meratus merupakan kawasan hutan alami yang tersisa di Propinsi Kalimantan Selatan, terbentang dari arah Tenggara sampai Utara yang berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Timur. Daerah ini berupa daerah yang berbukit-bukit dengan berbagai formasi ekosistem, sebagian besar kawasannya masih ditutupi oleh hutan, mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi yang didominasi oleh hutan Dipterocarpaceae dan hutan hujan pegunungan. Secara administratif, kawasan ini mencakup 10 dari 13 Kabupaten di Propinsi Kalimantan Selatan, yaitu: Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kota Baru, sebagian yang lain termasuk wilayah Propinsi Kalimantan Timur. Semua wilayah adminsitratif tersebut sangat bergantung kepada kondisi kesehatan kawasan pegunungan Meratus, diantaranya sebagai daerah tangkapan air yang vital untuk pertanian, industri, sumber energi, sumber air minum dan kebutuhan domestik lainnya.
Pegunungan Meratus juga menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang sangat menarik. Salah satu potensi keanekaragaman hayati yang menarik adalah Burung. Dalam sebuah survey (Meratus Expedition 2005) yang dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari perwakilan YCHI, BICONS serta masyarakat lokal (dari PIM, Malaris - Loksado), dengan tajuk Mountain Meratus Conservation Management (MMCM), dijumpai sedikitnya 316 jenis burung dari 47 suku. Namun 316 jenis ini masih belum menggambaran secara keseluruhan keanekaan jenis burung di kawasan Pegunungan Meratus, oleh karena cakupan wilayah survey yang tidak terlalu luas serta survey dilakukan pada satu musim saja dan belum pada musim migrasi burung.
Read more..
Kategori article, birdwatching, news, travel, expedition, species | 1 Comment »
10 January 2007 oleh redaksi
Laron menjadi andalannya untuk memancing burung-burung indah di Gunung Slamet.
Untuk memenuhi kebutuhannya dan sang ibu, Ia pun memilih jalan hidup
menjadi seorang pemburu
Berburu burung memang bukan pekerjaan utama bagi Slamet Karso. Namun pria pendek berkulit hitam ini cukup ahli dalam pekerjaan yang diakuinya sebagai sambilan, terutama untuk burung-burung di daerah pegunungan. Karso, begitu ia di panggil sehari-hari telah lama menjadi kawan pemburu dari teman-teman pengamat burung di Bio-Explorer Unsoed dan KSLB (Kelompok Suka Liat Burung) Purwokerto. Karsinnon, demikian terkadang para birwatcher menyamarkan namanya dengan MacKinnon, saking hafalnya dengan semua nama lokal jenis burung yang ada di gunung Slamet dan sekitarnya.
Read more..
Kategori article, bird, birdwatching, nature, news | 8 Comments »