10 November 2006 oleh redaksi
Kabut masih menyelimuti alam, namun suara riuh kicau gerombolan Cucak Kutilang telah memecah keheningan pagi di Candi Prambanan, Yogyakarta.
Pandangan binokuler pun ternyata sulit menembus tebalnya kabut kala itu, sambil menikmati fajar pagi dan menanti sang surya menyapu kabut dan menghangatkan Jogjakarta yang masih terlelap dalam kesejukan udara dingin. Seekor burung Gelatik jawa (Padda oryzivora L.) pun telah terbangun dan datang sambil bernyanyi riang di candi Nandi yang telah kehilangan sebagian ratnanya akibat gempa bumi (27/5/06) lalu. Cek…cek…cherek…ia pun memanggil kawan-kawannya, namun setengah jam berlalu tak seekorpun menyambut panggilannya, terbanglah kembali ia entah menuju kemana jauh melewati pepohonan di timur. Sesaat berlalu, tiba-tiba terdengar suara kicauan melengking indah dari arah tenggara. Wow…sepasang Kerak kerbau (Acridotheres javanicus) terbang mendekati si besar Siwa, hup….mereka hinggap di ketinggian 20 meter di candi nan kokoh. Sepasang burung berbulu abu-abu tua (tampak hitam) ini tengah membuat sarang, diparuh salah satunya membawa ranting pohon dan masuk kedalam lubang di dinding candi yang akan segera direnovasi. Tak lama kurang dari 2 menit ia pun keluar menghampiri seekor yang tinggal di luar, kini mereka pun kembali bersuara riuh memecah keheningan damai pagi di kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ‘Criuuuk…..Criuuuk…’.

Gambar Candi Prambanan (Doc. Naring/YKI/2006)
Read more..
Kategori article, blogging, bird, birdwatching, indonesia, nature, photo, species | 4 Comments »
18 October 2006 oleh redaksi
Agus Prijono membuatkan kita dua gambar burung: Raja udang dan Paok laus. Rencananya mau dijadikan desain kaos kita. Ada komentar? Ada yang bersedia mencarikan pembuat kaosnya? Hubungi redaksi SBI-InFo segera.
Kategori blogging, bird, nature, photo, weblog, species | 17 Comments »
18 October 2006 oleh redaksi
Paok laus ini juga karya Agus Prijono. Bagaimana kalau kita buat kaos dengan gambar yang dahsyat ini?
Kategori blogging, bird, nature, photo, weblog, species | 3 Comments »
20 August 2006 oleh redaksi
Bahkan burung pun ganti bulu karena itu proses alamiah. Misalnya karena ada bulu yang rusak, hendak beranjak dewasa, atau mau kawin. Proses pergantian itu berlangsung begitu saja, tenang, aman, dan damai.
Tentu saja bukan karena SBI-Info mau kawin sehingga perlu berubah penampilan. SBI-Info merasa perlu berubah wajah semata-mata disebabkan “sangkar” yang lama sudah tampak tua dan lelah. Kalau meminjam istilah anak gaul, desain situs yang dulu itu sudah “basbang” alias basi banget.
Seperti halnya burung-burung yang berubah bulu dengan tenang, aman, dan damai, proses pergantian wajah SBI-Info juga terjadi begitu saja. Tak ada huru-hara, ribut-ribut, atau unjuk rasa. Pokoknya tiba-tiba berubah saja.
Perubahan ini juga semata-mata demi kenyamanan dan kemudahan para pengunjung. Dengan basis teknologi blog dari wordpress, SBI-Info jadi lebih gampang dikelola. Dan, ini yang penting, lebih interaktif. Lihat saja, sekarang ada papan ocehan (shout box) tempat para pengunjung bebas menyuarakan pendapatnya. Di setiap posting juga ada kolom komentar, sehingga pengunjung dapat langsung memberi tanggapan.
Tentu saja, SBI-Info masih jauh dari sempurna. Karena itu, kritik, saran, atau usul dari para pengunjung sangat diharapkan demi perbaikan. Demi masa depan burung dan para pengamat burung yang lebih baik.
Salam,
Redaksi
Kategori General, blog, blogging, bird, birdwatching, indonesia, news | 7 Comments »