21 November 2006 oleh redaksi
Aktivitas komunitas SBI-Info mendapat perhatian Koran Tempo. Pada edisi Sabtu, 18 November 2006, yang lalu, koran tersebut menurunkan liputan tentang SBI-Info. Untuk teman-teman yang belum sempat baca Koran Tempo, ini ada cuplikannya.
Membilang Burung di Langit
Bisa dengan mata telanjang.
Nyali Sunaring Kurniandaru menciut. Bumi Gunung Merapi terasa bergetar di kakinya yang tergigit dingin. Tapi langkah gadis 23 tahun itu tak surut menerobos semak-semak di lereng gunung.
Pada 23 April 2006 itu hari masih dini. Gadis yang biasa dipanggil Naring ini dan beberapa anggota Paguyuban Pengamat Burung Jogja berhenti di bawah sebuah pohon pinus setinggi sekitar 30 meter. “Saat itu kami harus memasang wing marker pada salah satu anakan elang hitam,” kata Naring di surat elektroniknya kepada Tempo, Kamis lalu.
Dini hari yang masih gelap itu, lulusan Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini mengerahkan temannya memanjat pohon di bawah risiko terjatuh atau dipatuk induk elang. “Tapi anakan bisa dibawa turun,” katanya. Kegiatan itu adalah salah satu aktivitas yang dilakoni Naring selaku birdwatcher alias pengamat burung.
Di Indonesia, kegiatan pengamatan burung umumnya dilakoni lembaga-lembaga nirlaba yang bergerak di bidang konservasi burung. Tapi tak sedikit pula komunitas-komunitas atau klub-klub kecil. Klub-klub ini beranggotakan orang-orang dari berbagai latar belakang. Salah satunya adalah SBI-Info atau kependekan dari Sahabat Burung Indonesia-Info. Komunitas yang lebih banyak beraktivitas dalam mailing list sbi-info@yahoogroups.com dan situs SBI-InFo ini diikuti sekitar 100 orang dari berbagai ragam profesi.
Read more..
Kategori article, birdwatching, news, letter | 5 Comments »
6 September 2006 oleh redaksi
Team member and team support untuk “Expedition to assess the status of Javan Lapwing Vanellus macropterus, Java Sparrow Padda oryzivora and Black-winged Starling Sturnus melanopterus in the coastal wetlands of Java , Indonesia”.
Ekspedisi akan kembali diadakan oleh kelompok pengamat burung se-Jawa yang dikoordinator oleh kelompok pengamat burung Surabaya “Anak Burung”, Surabaya . Ekspedisi ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Trulek jawa Vanellus macropterus, selain itu juga diikuti survey Gelatik jawa Padda oryzivora and Jalak putih Sturnus melanopterus; tersedianya data dan informasi jenis-jenis burung di Jawa dan terbentuknya jaringan monitoring burung di Jawa. Ekspedisi ini akan dilakukan bulan Januari – September 2007 dan akan mencari 7 anggota tim dan 6 tim support.
Persyaratan umum menjadi anggota tim adalah:
- Aktif melakukan pengamatan burung air minimal 1 tahun
- Sehat jasmani dan rohani
- Bersedia mengikuti semua peraturan selama ekspedisi
- Bersedia mengikuti ekspedisi selama waktu yang telah ditentukan (± 6,5 bulan)
- Membuat laporan selama ekspedisi berlangsung atau setelah ekspedisi berakhir
Tim support akan membantu tim inti saat tim inti melakukan survey ke salah satu daerah survey, yaitu mengkoordinasi akomodasi dan pengecekan awal titik atau daerah yang akan disurvey. Tim support akan mengambil 2 orang dari 3 daerah survey (Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat)
Persyaratan umum menjadi tim support adalah :
- Aktif melakukan pengamatan burung, khususnya burung air minimal 1 tahun
- Sehat jasmani dan rohani
- Bersedia mengikuti semua peraturan selama ekspedisi
- Mengetahui daerah-daerah yang akan disurvey
- Bersedia mengikuti ekspedisi selama waktu yang ditentukan (Jawa Timur ± 2 bulan, Jawa Tengan ± 1 bulan dan Jawa Barat ± 3,5 bulan)
- Membuat laporan selama ekspedisi berlangsung atau setelah ekspedisi berakhir
Lamaran diterima selambat-lambatnya tanggal 30 September 2006
Iwan Londo
Koordinator Ekspedisi
Kategori bird, birdwatching, indonesia, nature, news, travel, expedition, research, species, announcement, letter | 3 Comments »
19 August 2006 oleh redaksi
Sebuah surat dikirimkan oleh Pak Sudaryanto, yang bagi kami para redaksi SBI-InFo ia adalah seorang kawan baik. Surat itu berisi ajakan bagi teman-teman semua, begini isinya :
Temen-temen kengken kabare? Becik-becik? Ada info HIMABIO UNUD mau ngadain lagi BIRD RACE, 8-10 Sept ember 2006 di NUSA PENIDA. Peserta tgl 7 Sept udah tidur di Denpasar, di kandang Kokokan Jl. Hasanudin atau di kandang Komodo Karya Bakti, kemudian tanggal 8 Sept jam 7 pagi berangkat dari Sanur ke NUSA PENIDA. Naik jukung Denpasar-Nusapenida kira-kira satu jam, asyiik!!! Tanggal 10 Sept jam 16.00 diharapkan sudah landing lagi di Sanur.
Nusa Penida pemandangannya elok, burungnya banyak, indah-indah, ada yang endemik lagi! perjalanannya fantastic, pokoknya pengamatan burung yang eksklusif!
Untuk kontribusinya satu tim (tiga orang) 270 ribu. Hadiahnya menarik, setiap peserta dapat bonus berlibur ke BALI !!!!!!
Kami tunggu partisipasinya. Info dan Konfirmasi ke Ucup (08179750236), Hasan (085237131798) atau ke himabio_udayanabali@yahoo.com. Untuk pembayaran bisa melalui:
BankBNI
a/n Ni Luh Gede Mirah Kalvikasari
rek. no. 0095622465
Wassalam
Daryanto
Nah, ayo semua tampaknya teman-teman di Bali sudah menanti. Kunjungan ke Bali tidak pernah mengecewakan, apalagi sekarang ditemani oleh Pak Daryanto dan pasukannya yang ramahnya tidak ketulungan itu (Pak Dar, ada yang jegeg nggak?).
Sampai jumpa di Bali.
Kategori General, blog, birdwatching, indonesia, nature, news, travel, announcement, birdrace, letter | 7 Comments »